Legenda Mancilan

Untung suropati adalah seorang bupati  yang berada dikota pasuruan. Selama untung suropati menjabat sebagai bupati, rakyat kabupaten  pasuruan terlihat makmur dan tentram. Untung suropati dapat menjadikan kabupaten pasuruan menjadi wilayah yang kuat. Disamping itu untung suropati adalah orang yang tegas dan bijaksana. Akan tetapi banyak orang belanda yang ingin menghancurkan wilayah kabupaten pasuruan. Alhasil belanda tidak dapat menghancurkan kabupaten pasuruan. Karena pertahanan kabupaten pasuruan yang kokoh dan kuat. Sehingga sampai beberapa kali belanda tidak berhasil. Akhirnya belanda meminta pertolongan kepada warga sidoarjo dan Surabaya untuk menambah pasukan belanda yang bertujuan untuk menyerang wilayah pasuruan dan untung suropati. Pada saat belanda, pasukan sidoarjo dan pasukan surabaya akan menyerang wilayah pasuruan, tetapi pasukan dari untung suropati mendengar kabar tersebut. Akhirnya, pasukan untung suropati menghalangi pasukan belanda yang berada di daerah gempol. Dan tiba-tiba terjadi percakapan antara untung suropati dan belanda. Untung suropati berkata …

“pegi dari wilayah saya! dan bawa pergi jauh-jauh pasukanmu!”

“oh kamu salah! Aku lebih memiliki banyak pasukan disbanding kamu! Jadi saya, akan menghancurkan wilayahmu . dan aku akan menjadi penguasa dikota ini. hahaha”

“hey kamu! jangan banyak bicara!! Ayo buktikan!”

Kemudian terjadilah perang yang sangat hebat antara pasukan untung suropati dan pasukan belanda. Pada suatu ketika, pasukan untung suropati kalah. Kemudian mereka memutuskan untuk melarikan diri. Pasukan untung suropati berpencar hingga ada sebagian dari mereka yang masuk ke dalam sungai kraton. Pasukan belanda tetap mengejar mereka, dan pasukan untung suropatipun masih berhasil melarikan diri dengan cara berlari kearah selatan. Dan di daerah tersebut terdapat hutan bambu. Kemudian pasukan untung suropati bersembunyi di dalam hutan bambu tersebut. Akhirnya pasukan belanda tidak berani masuk ke hutan bamboo itu. Tetapi pasukan belanda menunggu pasukan untung suropati keluar. Hingga berbulan-bulan. Pasukan belanda menemukan cara dengan menaburkan uang logam ke dalam hutan bambu tersebut. Dan psukan belanda menebang bambu-bambu dihutan tersebut. Akan tetapi mereka tidak menemukan untung suropati didalamnya. Disamping itu, mereka juga kehilangan uang-uang yang telah ditaburkan. Ternyata, didalam hutan bambu tersebut terdapat gua yang ditempati oleh untung suropati dan pasukannya untuk bersembunyi. Untung suropati dan pasukannya tertawa melihat akal bodoh belanda dan mereka mengatakan pasukan belanda dengan sebutan “MANCILAN” yang artinya “MENCICIL GAK KETOK DALAN”. dan akhirnya warga setempat menyebut daerah tersebut yaitu “MANCILAN”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s